10 DUBES TIMUR TENGAH SAMBANGI NTB Berita PPID

10 DUBES TIMUR TENGAH SAMBANGI NTB

MATARAM - Sejumlah sepuluh duta besar (dubes) dari negara-negara Timur Tengah berkunjung ke NTB. Dan tamu agung ini dijamu langsung oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi di Pendopo Kantor Gubernur, Selasa, 29 November 2016.

Sepuluh dubes tersebut masing-masing adalah Duta Besar Saudi Arabia, Duta Besar Oman, Duta Besar Tunisia, Duta Besar Maroko, Duta Besar Qatar, Duta Besar Bahrain, Duta Besar Libya, Duta Besar Yaman, Duta Besar Iraq dan Duta Besar Mesir. Kedatangan perwakilan berbagai negara ini dalam rangka menghadiri acara bertajuk ”Familiarization Trip For Ambassadors Of Middle East Countries: Promoting Cooperation in the Field Of Trade, Tourism and Investment”.

Dalam sambutannya, TGB berharap para Dubes akan banyak mendapatkan kesan baik tentang NTB. “Semoga selama berada di Nusa Tenggara Barat, bisa mendapat kesan yang baik. Dan membuka peluang untuk membangun NTB dengan potensi-potensinya yang luar biasa. Baik di sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, pertambangan dan di bidang-bidang lain yang seluruhnya insya Allah memiliki potensi yang sangat besar,” jelasnya.

Demi menarik minat para dubes yang hadir untuk berinvestasi di NTB, di acara jamuan tersebut juga diputarkan video tentang potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Kayangan. Dimana keduanya memang sedang dikembangkan untuk menjadi kawasan wisata andalan NTB.

“Kita tahu Lombok ini sudah terpilih sebagai wisata halal dunia tahun 2015. Selain itu ada semangat dari Pak Gubernur untuk menyambut baik wisatawan maupun investasi dari negara-negara Arab. Oleh karena itu, kami mendorong para Duta Besar ini untuk datang ke Lombok,” jelas Direktur Urusan Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Nurul Aulia yang turut hadir.

Aulia juga menyampaikan harapannya agar kunjungan Dubes ini bisa berlanjut dengan kerja sama yang lebih intens untuk bersama memajukan NTB. “Dari kunjungan ini nanti mereka akan lebih tertarik untuk melanjutkan hubungan kerjasama dengan NTB. Terutama dalam segi investasi di bidang kepariwisataan,” lanjutnya.

 

Sumber : Suara NTB