Breaking News

    <li><p><a href="#" title="" rel="bookmark"><span class=""></a></p></li>

BKKBN ADAKAN PENANDATANGANAN MOU PENGUATAN PELAKSANAAN PROGRAM KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA Berita PPID

BKKBN ADAKAN PENANDATANGANAN MOU PENGUATAN PELAKSANAAN PROGRAM KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA

Mataram - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTB melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan beberapa Instansi dalam rangka penanganan persoalan Kependudukan dan Keluarga Berencana di Provinsi NTB. Instansi yang terkait dengan pelaksanaan penandatanganan ini antara lain Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB, Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi NTB, serta Balai POM Provinsi NTB bertempat di Aula BKKBN Provinsi NTB pada Rabu (12/10) pagi waktu setempat.

Acara tersebut dibuka dengan pelaksanaan penandatanganan MOU oleh Kepala BKKBN, Dr. Lalu Makripuddin, M.Si beserta masing-masing Kepala Instansi terkait, antara lain Drs. Lalu Bayu Windya, M.Si (Kepala Dishubkominfo Provinsi NTB), Hj. Baiq Eva Nurcahya Ningsih (Kepala BP3AKB Provinsi NTB), serta Drs. I Gede Nyoman Suandi (Kepala Balai POM Provinsi NTB). Penandatanganan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk komitmen dari BKKBN Provinsi NTB beserta instansi terkait untuk dapat menangani permasalahan Kependudukan dan Keluarga Berencana dengan lebih baik dan intensif.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKKBN Provinsi NTB dalam sambutannya menuturkan, bahwa masalah semakin padatnya jumlah penduduk adalah hal yang sangat penting untuk dikendalikan, mengingat begitu pesatnya tingkat pertambahan penduduk di Provinsi NTB. "Dulu pertambahan jumlah penduduk dunia untuk mencapai jumlah 1 miliar membutuhkan berpuluh-puluh tahun waktu untuk mencapainya, namun saat ini bayangkan hanya dalam kurun waktu 12 (dua belas) tahun saja jumlah penduduk dunia bertambah 1 miliar. Bayangkan jika tidak dikendalikan akan sesesak apa dunia ini. Untuk itu pertumbuhan penduduk perlu dikendalikan dan salah satu metodenya adalah program yang sebenarnya sudah cukup lama digulirkan yaitu program "Dua Anak Cukup", kami harapkan dengan adanya MOU yang telah ditandatangani ini penyebarluasan informasi dan pemahaman publik akan "Dua Anak Cukup" ini dapat terlaksana dengan baik ke masyarakat", ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Provinsi NTB, Drs. Lalu Bayu Windya, M.Si mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan support kepada BKKBN untuk dapat menggunakan fasilitas diseminasi informasi yang dimiliki oleh Dishubkominfo, sehingga penyebarluasan informasi yang dilakukan oleh BKKBN dapat dilakukan dengan lebih maksimal. Senada dengan Kadishubkominfo, Kepala BP3AKB dan Balai POM Provinsi NTB, juga menyatakan siap untuk membantu dan mendukung terlaksananya program "Dua Anak Cukup" tersebut dengan fasilitasi yang dimiliki oleh masing-masing instansinya. 

Diharapkan kedepannya dengan dilaksanakannya perjanjian kerjasama ini dapat menghasilkan sinergi yang baik dalam pelaksanaan pengendalian pertambahan jumlah penduduk serta dapat mensosialisasikan perlunya perencanaan yang matang dalam pembentukan keluarga. (Lalu Arry - Red)