PENTINGNYA IDE DAN INOVASI DALAM MENDIDIK Berita PPID

PENTINGNYA IDE DAN INOVASI DALAM MENDIDIK

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mendorong sekaligus mengajak para pendidik atau guru untuk meningkatkan kapasitas diri. Yaitu dengan terus meng-upgrade diri dengan terus belajar dan berinovasi. 

"Secara berkala, guru-guru harus diupgrade kapasitasnya agar mendapatkan ide dan inovasi baru dalam mendidik," jelas Gubernur saat Wisuda dan Pelepasan Angkatan II SMP IT Bukit Qur'an Nusantara Mataram, yang bertempat di Hotel Aston Inn, Minggu (28/04).

Selain itu, Dr. Zul juga menjelaskan, kesejahteraan dan kemakmuran guru juga harus diperhatikan, karena hal tersebut berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.

Pendidikan dapat merubah kita. Sekolah mampu menjadikan siswa-siswinya berprestasi apabila memiliki visi dan misi yang baik. Oleh karena itu, sekolah tidak hanya dilihat dari segi fisik saja tetapi dari sumber daya manusia dan outputnya. "Kedepannya, Bukit Qur'an bukan hanya untuk anak-anak NTB tapi untuk seluruh anak-anak di penjuru Nusantara", tegasnya.

Tantangan untuk Bukit Qur'an Nusantara adalah sekolah islam yang bukan hanya memberikan lulusan yang pandai belajar agama, membaca qur'an, menghafal hadist, tetapi menghasilkan santri dan santriwati yang mampu menjadi dokter, profesor, engineers ataupun ahli ekonomi.

untuk itu, Dr. Zul berpesan kepada guru-guru Yayasan Bukit Qur'an agar siswa-siswi selain harus menghafal Al Qur'an, siswa-siswinya juga mampu menguasai matematika, sains dan teknologi.

Di kesempatan yang sama pula, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.P., juga  menjelaskan dalam dunia pendidikan bukan hanya meningkatkan kuantitas tapi juga kualitas dari seluruh sumber daya yang ada di sekolah.

Bersamaan dengan itu, Ketua Yayasan Bukit Qur'an juga menyadari bahwa masih belum bisa maksimal mendampingi siswa-siswi, sehingga kami masih harus belajar lebih baik lagi. "Kami berharap agar Gubernur dapat memberikan arahan dan membina kami melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB untuk melanjutkan niat baik kami" harapnya.

Humas NTB