KONREG PUPR GUB NTB TITIP BERDAYAKAN TENAGA KERJA LOKAL Berita PPID

KONREG PUPR GUB NTB TITIP BERDAYAKAN TENAGA KERJA LOKAL

Dalam setiap proyek infrastruktur yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR), kiranya pemberdayaan barang dan tenaga kerja lokal dapat menjadi pertimbangan utama.
Sebab hal ini dapat menjadi kunci keberhasilan suatu bangsa dalam mempelajari teknologi dan infrastruktur.

“Salah satu kunci suatu bangsa dapat belajar teknologi dan infrastruktur adalah, dengan menggunakan barang dan tenaga kerja lokal, kami sebagai pemerintah daerah mohon kepada PUPR untuk memperhatikan hal ini secara serius,” Demikian pesan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah
 saat menghadiri acara Konsultasi Regional (Kunreg) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2019 Wilayah Kalimantan dan Nusa Tenggara di Hotel Lombok Raya, Rabu malam (21/2).

Menurut gubernur
dengan memberdayakan tenaga kerja lokal maka akan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan kesejahteraan masyarakat sebagaimana misi pembangunan daerah dalam NTB Bangkit yakni Mandiri Dan sejahtera.

Dalam kesempatan  itu gubernur juga  menyampaikan penghargaan dan menyampaikan  rasa bangganya karena NTB dipilih menjadi tuan rumah dalam pertemuan PUPR tahun ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kami merasa bangga dipilih oleh Kementerian PUPR menjadi tuan rumah dalam pertemuan ini, kesempatan ini merupakan malam yang bersejarah untuk kebaikan kita bersama,” ujar Dr. Zul.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Cipta Karya, Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga yang mewakili dalam menyampaikan Arahan Menteri PUPR menjelaskan bahwa dalam tahun 2019, Kementerian PUPR Bertekad menyelesaikan seluruh proyek infrastruktur wilayah Kalimantan Dan NusaTenggara. Pasalnya di tahun 2019 ini merupakan priode terakhir masa pemerintahan Dan tahun penyelesaian. Untuk itu  kementerian telah menyiapkan perencanaan yang matang dalam
mencapai keberhasilan proyek infrastruktur.

“Kalau kita sejak awal sudah merencanakan dengan baik dan berhasil itu sama artinya kita merencanakan keberhasilan, betapa pentingnya proses awal dan perencanaan ini sebagai dasar kita untuk mulai bekerja,” tegas Danis.

Pada arahan tersebut juga membahas tentang Rencana Strategis (Renstra) 2015-2019 yaitu target 65 bendungan,  penyelesaian jembatan di Kalimantan dan Papua, target air minum, luas permukiman kumuh dan target rumah susun (Rusun).

Humas NTB

Read more

Menpar RI : Lombok Masuk dalam 3 Pulau Terindah di Dunia Berita PPID

Menpar RI : Lombok Masuk dalam 3 Pulau Terindah di Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi Gili Air Kabupaten Lombok Utara dalam rangka Ground Breaking AMA-LURRA pada hari Kamis (21/02/2019).

Dalam sambutannya, Arief Yahya menjelaskan bahwa majalah Travel and Leisure menetapkan 15 pulau terindah di dunia, 3 diantaranya ada di Indonesia yaitu Pulau Jawa, Pulau Bali dan Pulau Lombok. Dikesempatan ini pula Menteri Pariwisata memutuskan bahwa Mandalika akan mengoperasikan sirkuit MotoGp untuk pertama kalinya di Indonesia.

"Nah ini, jadi membuat NTB Positioningnya semakin kuat. Positioning halal itu akan membuat pertumbuhan pariwisata di NTB itu tertinggi" tuturnya.

Dalam kunjungannya, Arief Yahya mengatakan bahwa ini adalah pembangunan resort pertama setelah gempa sehingga bisa memberikan semangat untuk lombok bangkit dan berharap AMA-LURRA menjadi pilihan untuk wisatawan lokal dan mancanegara.

"Semoga ini menjadi semangat untuk membangun NTB pada umumnya, khususnya Gili Matra untuk wisatawan lokal maupun mancanegara pada kelas yang tinggi" tutupnya.

Bersamaan dengan itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc sangat bangga dan menyambut baik kedatangan Menteri Pariwisata untuk kesekian kalinya. Sehingga membuktikan bahwa pemerintah sangat serius membantu NTB untuk bangkit.

"Kami yakin dengan keseriusan yang baik, yang tulus dari Pak Menteri, kita di lombok ini bukan hanya sekedar ungkapan tapi menjadi kenyataan dari kerja keras kita" tutupnya.

Acara ini kemudian ditutup dengan penanaman pohon dan penandatangan papan kayu oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat dan Menteri Pariwisata.

Humas NTB

Read more

TERIMA KELUHAN CAMAT DAN KADES, GUBERNUR AKAN TURUN TANGAN Berita PPID

TERIMA KELUHAN CAMAT DAN KADES, GUBERNUR AKAN TURUN TANGAN

Salah satu tugas pemimpin adalah melayani masyarakat. Termasuk mendengar dan menerima segala permasalahan masyarakat untuk diselesaikan. Hal itu yang dilakukan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, mengawali pagi hari ini,  Kamis (21/02/2019). Gubernur menerima Camat dan beberapa Kepala Desa dari Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa dan Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat di Pendopo Gubernur NTB.

Para Camat dan kepala desa itu menghadap Gubernur untuk menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat. Di antaranya, keinginan masyarakat Kecamatan Lunyuk menjadikan lokasi bumi perkemahan Lunyuk sebagai lokasi bumi perkemahan terpadu.

"Pemanfatanya bisa dikelola masyarakat setempat misalnya menjadi obyek wisata," Ungkap Sekretaris Camat Lunyuk, Sudirman, S.Sos.

Sementara itu, Camat Brang Ene, M. Taufik melaporkan beberapa kondisi jalan rusak dan jembatan putus di wilayahnya. Hal itu katanya akan berdampak pada mobilitas masyarakat. Terutama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Gubernur NTB dalam pertemuan itu langsung merespon baik keinginan mesyarakat itu.  Rencananya, dalam waktu dekat Gubernur bersama Kadis PU, Kadis Pertanian dan kepala BWS NTB akan turun tangan dan meninjau langsung apa yang menjadi laporan dari Sekretaris Camat Lunyuk dan Camat Brang Ene itu.
 
Gubernur juga menginginkan agar tugas-tugas pelayanan itu bisa dilakukan dengan cepat. Apalagi menyangkut kebutuhan mendasar masyarakat.  Karena itu, Gubernur meminta seluruh kepala OPD untuk cepat merespon terhadap apa yang menjadi keluhan masyarakat.

"Dengan cepat merespon maka kita bisa mencarikan solusinya, " ungkap Gubernur  didampingi Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Pertanian dan Kepala BWS Provinsi NTB.

Adapaun Kepala Desa yang hadir, diantaranya Kades Lunyuk Rea, ANDRE PRATAMA, Kades Lunyuk Ode, HERMANSYAH, Kades Jamu MASHARUDDIN,  Kades Empang, DENI MURDANI, Kades Suka Maju, KOMANGSUWANDIA

Humas NTB

 

Read more

GUBERNUR NTB SIMAKRAMA DENGAN UMAT HINDU SE - NTB Berita PPID

GUBERNUR NTB SIMAKRAMA DENGAN UMAT HINDU SE - NTB

Gubernur NTB Dr. H Zulkiflimansyah menghadiri Acara Simakrama dengan Umat Hindu NTB. Kegiatan simakrama dilaksanakan dalam rangka menunaikan ibadah purnama kesanga di Pura Agung Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat, Selasa (19/2).

Gubernur tiba di Pura Gunung Agung Gunung Sari pukul 16. 30 WITA dan langsung disambut tari dewi saraswati binaan sanggar dewi saraswati cakranegara. Setelahnya, Gubernur langsung berdiskusi dan bersilaturahmi dengan hadirin yang telah menanti.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyambut baik silaturahmi dan mengundang warga untuk senantiasa terus menjalin komunikasi.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kehadirannya sore ini, diskusi dan silaturahmi seperti ini juga kami selenggarakan dua kali seminggu bertempat didepan Kantor Gubernur." ujar Gubernur merujuk pada kegiatan Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi.

Gubernur juga menjelaskan maksud kedatangannya adalah sebagai bentuk pertemuan anak bangsa" Banyak yang mengatakan, jangan-jangan Pak gubernur datang hanyalah pencitraan saja. Padahal Pertemuan seperti ini merupakan pertemuan sesama anak bangsa, ini adalah hal yang biasa" jelas Gubernur.

"oleh karena itu mudah-mudahan kehadiran kita semua itu menjadi mimpi besar kita memaknai NTB sebagai rumah besar kita, demi kemaslahatan ntb di masa depan" tutup Gubernur diiringi tepuk tangan hadirin.

Ketua Kramapura Gunung Agung Gunung sari juga mengatakan rasa terima kasih nya kepada Gubernur "
Kami berterima kasih sekali, bapak berkenan hadir. Saya yakin umat kami sedang bangga dan bahagia sekali, karena baru kali ini bisa bertemu dengan kepala daerah NTB" ujarnya

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perdagangan Hj. Selly Andayani, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Provinsi NTB Ir. I Gusti Bagus Sugiharta, MT.,

Humas NTB

Read more

SEKDA NTB PESAN ASN UNTUK JAGA NETRALITAS Berita PPID

SEKDA NTB PESAN ASN UNTUK JAGA NETRALITAS

Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ir. H. Rosiady Husaenie Sayuti, M.Sc.,Ph.D mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir dalam upacara paripurna NTB Gemilang untuk tetap netral dan menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai ASN, Senin (18/2/2019).

"Kita adalah ASN yang netral, yang fungsi utamanya adalah pemersatu bangsa ini, tidak boleh ada ASN yang menjadi propokator, yang ikut memecah belah bangsa ini, apalagi ada yang ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar (hoax)," kata Sekda NTB ini.

Hal itu diungkapkan karena dalam waktu dekat ini, Indonesia utamanya NTB akan melaksanakan pesta demokrasi, dimana dalam pesta demokrasi tersebut, seluruh masyarakat akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPRD RI, DPD RI, dan Presiden.

"Marilah kita lalui  suasana pesta demokrasi dengan aman damai dan gembira selayaknya pesta lain dengan penuh keceriaan," pesannya.

Ia mengungkapkan banyak terjadi permusuhan akibat berbeda pilihan khususnya pilihan calon presiden dan wakil presiden, oleh karena itu ia berpesan bahwa siapapun yang terpilih dalam pesta demokrasi april mendatang adalah saudara kita semua, kandidat-kandidat tersebut adalah anak bangsa terbaik yang telah melalui proses.

"Kita menonton tadi malam debat capres ke-2 kedua kandidat saling senyum, saling sapa, saling rangkul, kenapa kemudian di rumah kita ada yang tidak bertegus sapa, harusnya ini sesuatu yang tidak boleh terjadi," ungkapnya.

Ia berpesan kepada seluruh ASN yang hadir untuk mengingatkan maayarakat sekitarnya, terutama keluarga untuk mengingatkan mereka agar tidak perlu terlalu panatik terhadap salah satu calon sehingga permusuhan tidak perlu terjadi hanya gara-gara perbedaan pilihan.

"Sebagai orang beragama harusnya kita percaya siapapun yang terpilih adalah orang yang ditakdirkan oleh tuhan menjadi pemimpin negara ini, oleh karena itu marilah kita berdoa supaya Indonesia ini tetap menjadi negara kesatuan, tidak terpecah seperti negara-negara lainnya," terang Rosiady.

Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk menyadari bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan ia juga mengajak untuk tetap optimis kedepannya bahwa Indonesia akan disegani oleh negara lain.

Humas NTB

Read more

GUBERNUR NTB: SDM DAN LINGKUNGAN UNTUK KEMAJUAN PARIWISATA Berita PPID

GUBERNUR NTB: SDM DAN LINGKUNGAN UNTUK KEMAJUAN PARIWISATA

Keberhasilan dan pariwisata sangat ditentukan oleh lingkungan yang besih dan sehat, selain di dukung Sumber Daya Manusia yang maju.

"Yang terpenting  selain keindahan alam dan kebersihan lingkungan, Sumber Daya Manusia adalah hal yang utama untuk kemajuan pariwisata," ujar Gubernur NusaTenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah, saat meresmikan  Desa Wisata Bahari  Bilelando dan Bilelando Communitty Base Tourisme Dusun Kelongkong Kecamatan PrayaTimur Lombok Tengah, Minggu,(17/02/2019)

Gubernur yang saat itu didampingi istri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menegaskan bahwa, dengan diresmikannya Desa Wisata Bahari Dusun Kelongkong ini, kedepan diharapkan Desa Bilelando akan  menjadi desa yang maju, sejahtera, bersih dan indah.

"Pemerintah Provinsi akan siap dan selalu mendukung segala kebutuhan demi kemajuan desa wisata ini dan yang paling penting, harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menyiapkan toilet-toilet umum bagi para wisatawan walau
sederhana dan tidak perlu mewah," harap Gubernur.

Sedangkan terkait Sumber Daya Manusia untuk kemajuan desa wisata ini kedepan, dalam kesempatan itu gubernur meminta kepada kementerian pariwisata bahari,
agar memberikan jatah bagi  pemuda-pemuda di Desa Bilelando ini, untuk mendapatkan bea siswa program belajar keterampilan bahasa inggris dan memperdalam keilmuan di bidang wisata bahari.

Pada kesempatan yang sama, Deputi bidang SDM, Iptek  dan Budaya Kementerian Koordinator Kemaritiman  RI, Bpk. Dr. Andreas  Patria, S.Pi, MSi mengagumi dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya  kepada masyarakt Bilelando yang memilki semangat kuat untuk maju.

"Alhamdulillah semangat masyarakat dan pemerintah yang mendukung adalah modal utama untuk kemajuan pembangunan" katanya

ia berharap demi kemajuan desa wisata ini dibutuhkan sinergi semua pihak agar apa yang dicita-citakan bisa berjalan dengan baik.

Untuk itu ia menghimbau pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lombok Tengah, untuk menjamin kesinambungan pariwisata daerah disyaratkan menyelesaikan tata ruang terlebih dahulu agar penataan objek wisata di daerah ini menjadi lebih baik

"Kedepan kami mengharapkan kegiatan internasional tidak hanya dilaksanakan di Bali dan daerah lainnya namun juga akan diprogramkan di objek-objek pariwisata di NTB", ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lombok Tengah H.M. Suhaili F.T menambahkan dengan di launchingnya desa wisata ini, akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lombok Tengah pada umumnya dan khususnya bagi masyarakat Desa Bilelando.

"Paling tidak ini sebagai ikhtiar masyarakat kami dalam membagun dan meningkatkan kesejahteraan desa. Inilah salah satu ikhtiar masyarakat kami, untuk mau merubah  diri dari suatu hal yang kurang baik menjadi lebih baik," ujar Suhaili.

Lebih dari itu, Suhaili berharap semoga  ini akan menjadi semangat bagi keluarga besar Bilelando, untuk terus membenahi lingkungan dan pribadi masyarakat yang lebih baik kedepan.

"Saya yakin bila perhatian pemerintah terus-menerus seperti ini, insya Allah masyarakat akan mendukung lebih semangat lagi," pungkasnya.

Kepala Desa Bilelando Ramayadi, A.Ma saat itu juga berkesempatan menjelaskan kondisi pantai Klongkong, yang hingga saat ini masih sangat alami. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan terumbu karang yang masih sangat bagus.

Ia menambahkan, untuk lebih memperkenalkan pantai Kelongkong kedepan, akan ada tempat  menarik bagi wisatawan lokal maupun manca negara seperti wisata memancing, menyelam, kuliner, hingga pada pagelaran kesenian daerah seperti, gendang belek dan sebagainya.

" Semoga untuk kemajuan wisata bahari Pantai Kelongkong,  setidaknya dalam waktu dekat ada bimbingan dan pelatihan bagi masyarakat  di wilayah Desa Kelongkong," harap Ramayadi kepada Pemprov dan Pemda Loteng.

Humas NTB

Read more

Terus Digencar Pelatihan NTB Care Berita PPID

Terus Digencar Pelatihan NTB Care

Pemerintah NTB melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB terus gencar menggelar pelatihan admin sistem dan OPD Aplikasi "NTB Care" di seluruh kabupaten kota se-NTB. Pelatihan ini bertujuan melibatkan seluruh perangkat pemerintah dalam menjawab persoalan masyarakat yang diajukan dalam aplikasai tersebut.

Kepala dinas Kominfotik NTB, Drs. Tri Budiprayitno menyampaikan rasa terima kasih banyak atas antusias pemerintah KLU menyambut baik pelatihan ini. Sehingga diharapkan implementasi aplikasi ini dapat memberikan solusi terhadap aduan-aduan yang disampaikan oleh masyarakat Lombok Utara.

"Kami akan terus gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan NTB Care kepada seluruh pemerintah kabupaten kota," ungkapnya saat memberi sambutan di Hotel Medane Bay Marina, KLU (14/2).

Ia mengatakan, hadirnya aplikasi ini untuk melindungan masyatakat, melayani dan memberdayakan masyarakat "tugas kita sebagai aparatur sipil negara adalah untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu, melalaui aplikasi ini juga agar ASN di kabupaten kota melayani masyarakat setiap daerahnya," tutur Yiyit sapaam akrabnya kepala dinas itu. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa konsep NTB Care dirumuskan sebagai teknologi yang memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Ini sebua metode teknologi informasi yang mendekatkan masyarakat dengan pemerintah. Hadirnya aplikasi ini sebagai wujud inisiatif Gubernur dan wakil Gubernur Provunsi NTB dalam menjawab persoalan yang disampaikan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Asisten III Sekretariat Kabupaten Lombok Utara, Ir. H. Melta meminta kepada seluruh ASN yang hadir dalam pelatihan tersebut agar dimanfaatkan sebaik mungkin terhadap ilmu-ilmu yang disampaiakan. 

"Kita juga akan menindaklanjuti dengan mengimplementasikan NTB Care di lingkup pemerintah KLU," ungkapnya sekaligus membukan acara pelatihan.

Ia sangat mengapresiasi adanya aplikasi NTB Care sebagai inovasi baru dari pemerintah NTB untuk menjawab persoalan masyarakat melalui aduan-aduan yang disampaikan dalam aplikasi ini.

"Kami juga sangat berterima kasih kepada Disokominfotik NTB atas kerja sama dalam mensosialisasikan  sebuah apalikasi bermanfaat ini," tuturnya.

Ia juga berharap dengan adanya pelatihan ini, memungkinkan admin setiap OPD lingkup KLU menindaklanjuti dengan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat bahwa pemerintah telah menyediakan sebuah aplikasi untuk menyampaikan pengaduan.Sebelumnya, pelatihan ini sudah digelar di tiga kabupaten kota diseluruh provinsi NTB, diantaranya; Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur. Selanjutnya pelatihan akan digelar lima kabupaten kota di pulau Sumbawa. (Man/Serly).

Read more

Progres Pembangunan RTG Terus Bertambah Berita PPID

Progres Pembangunan RTG Terus Bertambah

Progres pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Pulau Lombok dan Sumbawa terus bertambah. Data sebelumnya pertanggal 13 Februari 2019 sejumlah 7.200 unit, kini bertambah menjadi 7.274 unit pertanggal 14 Februari 2019. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Satistik Provinsi NTB Tri Budiprayitno menerangkan, data tersebut terus bertambah seiring berjalannya waktu. 

"Saat ini progres RTG pertanggal 14 Februari bertambah 74 unit dengan rincian RISHA sejumlah 2.648 unit dan telah selesai 184 unit, RIKA sejumlah 1.830 unit telah selesai 112 unit, RIKO sejumlah 2.334 unit telah selesai 153 unit, RCI sejumlah 40 unit dan RISBA sejumlah 422 unit,"katanya Kamis (14/02).

Tidak hanya RTG, data Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang terbentuk juga bertambah dari sebelumnya 4.177 menjadi 4. 328. Dengan rincian Pokmas Rumah Rusak Berat (RB) dari 2.129 menjadi 2.150, Rusak Sedang (RS) dari 638 menjadi 681, sedangkan Rusak Ringan (RR) dari 1.410 menjadi 1.497. 

Sementara untuk Pokmas yang sudah ter-SK dari 4.107 bertambah menjadi 4.258. Dengan rincian RB dari 2.059 menjadi 2.080, RS 638 menjadi 681, dan RR 1.410 menjadi 1.497.

Untuk rekening Pokmas yang sudah terbentuk sebelumnya 3.852 menjadi 4.001. Dengan rincian RB 1.804 menjadi 1.823, RS 638 menjadi 681, dan RR 1.410 menjadi 1.497. 

Selain itu untuk rekening Pokmas yang sudah terisi dari sebelumnya 1.319 menjadi 1.397. Dengan RB dari sebelumnya 717 menjadi 744, RS dari 222 menjadi 240 dan RR dari 380 menjadi 413. Sedangkan untuk rekening masyarakat yang sudah dibagi berjumlah 131. 806 atau sekitar 62, 00 % bertambah 207 dari data sebelumnya 131.599 atau sekitar 61,90 %. Dengan rincian RB 47. 727 bertambah menjadi 47.520. Sedangkan untuk RS dan RR sama seperti data sebelumnya yakni 18,806 dan 65,273 tidak terjadi penambahan. (Luk-tim media)

Read more

Dinkes NTB Sebar Ribuan Vaksin Rabies Berita PPID

Dinkes NTB Sebar Ribuan Vaksin Rabies

Mencuatnya kasus Virus Rabies yang menghantui Provinsi NTB belakangan waktu ini direspon tanggap oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Dinkes NTB telah menyebar ribuan vaksin Rabies baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Dikutip dalam laman berita Kompas.com, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan NTB, Dr Zainul Arifin mengatakan, vaksin rabies di NTB terbatas, mengingat NTB bebas rabies.

Tapi, dengan bantuan dari Kemenkes, Dinkes NTB telah mengirimkan vaksin ke wilayah Dompu sebanyak 2.609 dosis, Bima 40 dosis, Sumbawa 50 dosis, KSB 10 dosis, Lombok Timur 20 dosis, Lombok Barat 10 dosis, dan Kota Mataram 35 dosis.

"Ini diberikan bagi mereka yang digigit anjing saja. Jadi, satu orang itu membutuhkan 4 kali suntikan atau 4 dosis jika mereka digigit anjing," ujarnya.

Menurut data Dinas Kesehatan yang diperoleh dari Puskesmas Kecamatan, kasus gigitan anjing terjadi sejak Oktober 2018 lalu dan pertama kali muncul di Kecamatan Kempo. 

Sejak saat itu, tercatat ada 619 orang warga telah digigit anjing, enam orang diantaranya meninggal dunia. Korban tertinggi terdapat di Kecamatan Kempo yang lima orang meninggal dan satu orang lainnya di Kecamatan Menggelewa. (novita-tim media)

Read more

Harga Barang Kebutuhan Pokok Relatif Stabil Berita PPID

Harga Barang Kebutuhan Pokok Relatif Stabil

Kepala Dinas Perdagangan Prov. NTB Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si Bersama dengan tim telah melakukan survey harga barang kebutuhan pokok di tiga pasar tradisional yakni pasar kebon roek, pasar pagesangan dan pasar mandalika relatif stabil, kamis (14/02).

Dari ketiga pasar memiliki perbandingan harga yang tidak terlalu signifikan. Seperti harga Beras (Bukan Bulog) dari jenis beras termurah di pasar kebon reok per Kg seharga Rp. 8.500, pasar pagesangan per Kg seharga Rp. 8.500 dan pasar mandalika per Kg seharga Rp. 8.000, jenis C4 (Medium) pasar kebon reok per Kg seharga Rp. 10.000, pasar pagesangan per Kg seharga Rp. 9.500 dan pasar mandalika per Kg seharga Rp. 11.000, jenis C4 (Premium) pasar kebon reok per Kg seharga Rp. 11.500, pasar pagesangan per Kg seharga Rp. 12.000 dan pasar mandalika per Kg seharga Rp. 11.833.

Selain itu harga daging sapi yang memiliki ragam jenis, antara lain bagian paha depan per Kg di pasar kebon roek seharga Rp. 105.000, di pasar pagesangan seharga Rp. 110.000 dan di pasar mandalika seharga Rp. 105.000, bagian paha belakang per Kg di pasar kebon roek seharga Rp. 120.000, di pasar pagesangan seharga Rp. 120.000 dan di pasar mandalika seharga Rp. 110.000, bagian sirloin pasar kebon roek dan pasar pagesangan per KG seharga Rp. 120.000 dan pasar mandalika seharga Rp. 110.000, bagian sanding lamur (brisket) disemua pasar per Kg seharga Rp. 100.000, bagian tetelah per Kg di pasar kebon roek seharga Rp. 80.000, di pasar pagesangan seharga Rp. 75.000 dan di pasar mandalika seharga Rp. 70.000 dan bagian has dalam (tenderloin) disemua pasar per Kg seharga Rp. 120.000 .

Telur yang menjadi primadona ibu rumah tangga memiliki harga yang standar dan sama diseluruh pasar mulai dari per Kg seharga Rp. 24.000, sedangkan harga telur kampung di pasar kebon roek per Kg seharga Rp. 52.500, dipasar pagesangan per Kg seharga Rp. 42.000 dan di pasar mandalika per Kg seharga Rp. 45.500 .

Selain itu cabe merah besar di pasar kebon roek dan pasar mandalika per Kg seharga 20.000 dan di pasar pagesangan per Kg seharga 15.000, sedangkan cabe merah keriting di pasar kebon roek per Kg seharga Rp. 15.000, di pasar pagesangan per Kg seharga Rp. 12.000 dan di pasar mandalika per Kg seharga Rp. 13.000.

Minyak goreng curah atau tanpa merek satu liter di pasar kebon roek dan pasar pagesangan perliter seharga 10.350 dan di pasar mandilika perliter seharga 9.900. sedangkan harga gula pasir per Kg di pasar kebon roek Rp. 11.500, pasar pagesangan Rp. 12.000 dan pasar mandalika Rp. 11.833.

Sesuai dengan data yang telah dikumpulkan oleh Dinas perdagangan membuktikan bahwa harga barang kebutuhan pokok relative stabil tidak terjadi peningkatan. (ely – tim media)

Read more

Gerak Cepat, Gubernur Selesaikan Persoalan Pengusaha Ternak Sumbawa Berita PPID

Gerak Cepat, Gubernur Selesaikan Persoalan Pengusaha Ternak Sumbawa

Mendengar sejumlah persoalan yang dihadapi para pengusaha ternak yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Hewan Nasional Indonesia (PEPEHANI) Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB, Dr.  H.  Zulkieflimansyah bergerak cepat.

Gubernur terbang dari Mataram untuk jemput bola menyelesaikan persoalan yang dihadapi para pengusaha ternak tersebut dan langsung menggelar pertemuan mendadak dengan Gubernur NTB di Ruang VIP Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Jumat (15/2) tadi pagi.

Persoalan para pengusaha yang diterima Gubernur terkait sekitar 500 ekor ternak sudah hampir seminggu ‘tersandera’ di Stasiun Karantina Badas karena belum dapat dikirim ke luar daerah, disebabkan belum terbitnya izin.

Namun persoalan ini berhasil dituntaskan setelah Gubernur NTB yang datang didampingi Sekdis Peternakan NTB menggelar pertemuan dengan para pengusaha ternak ini.

Dalam pertemuan itu Gubernur memberikan solusi bahwa ratusan sapi di Karantina Badas harus segera dikirim dan memerintahkan Kadis Peternakan untuk menerbitkan izin. Gubernur juga meminta agar kuota pengiriman yang sudah ditetapkan harus dihabiskan sehingga tahun depan tidak ada lagi pengiriman ternak hidup melainkan dalam bentuk daging. Selain itu Gubernur menekankan para pengusaha yang tergabung dalam PEPEHANI menyiapkan prosesing ke arah pengiriman daging. Bagi pengusaha yang tidak beritikad berproses ke arah tersebut diberikan sanksi dengan menyetop perizinannya.

Terakhir Gubernur meminta agar setiap pengiriman untuk menyisihkan infaq 2,5% bagi kepentingan masjid dan pondok pesantren. “Kami sepakat dengan semua yang diminta Gubernur,” tandasnya.  
Ditambahkan Rahmad Aron, bahwa sebenarnya pengusaha ternak memiliki konstribusi yang cukup besar untuk daerah. Setiap pengiriman per ekor sapi dikenakan retribusi sebesar Rp 105 ribu. Tidak heran jika PAD dari pengiriman ternak ini per tahunnya mencapai Rp 2 milyar. Sebab setiap hari pengiriman rata-rata 75 ekor.

Usai pertemuan, Sekretaris PEPEHANI Sumbawa, Rusdi Darmawansyah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur yang telah menggelar pertemuan tersebut. Sehingga,  melalui pertemuan tersebut ia beserta seluruh pengurus yang lain dapat menyampaikan keluhan terkait pengusaha hewan ternak itu.

Ia juga menjelaskan para pengusaha pun menyuarakan keluhannya melalui media sosial yang langsung direspon Gubernur NTB. Ketika itu Gubernur meminta para pengusaha hadir pada Jumpa Bang Zul–Rohmi yang digelar setiap Jumat pagi yang kebetulan tadi digelar. Namun mereka tidak bisa hadir. Juga, menurutnya persoalan itu bukan masalah kecil dan tidak bisa didiskusikan di forum umum seperti itu, melainkan harus dibahas secara khusus.

"Mendadak tadi malam Gubernur menghubungi salah satu anggota PEPEHANI agar dapat menemui kami di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin," jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Rusdi memahami arah program pemerintahan Zul Rohmi bahwa ke depan adalah industry peternakan. Pada prinsipnya, Rusdi menyatakan PEPEHANI sangat welcome dengan program tersebut yaitu pengiriman daging. Sebab pengiriman ternak dalam bentuk daging ini akan membuka lapangan kerja bagi yang lainnya.

Humas NTB

Read more