WAGUB NTB BUKA FORUM RKPD Berita PPID

WAGUB NTB BUKA FORUM RKPD

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020 (25/3/19).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Geopark Rinjani Kantor Bappeda Provinsi NTB ini mengangkat tema ''Pembangunan Manusia Untuk NTB Tangguh, Mantap, dan Lestari".

Wakil Gubernur mengarahkan untuk lebih meningkatkan sinergi antar semua dinas dan lembaga untuk bekerja keras, berkolaborasi serta bergotong royong dalam pembangunan. "Masa depan NTB ini cerah, itu yang harus kita yakini, melihat dari progres pembangunan dan kondisi yang telah kita lakukan,'' ucap Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi yakin bahwa rancangan RKPD  dapat berjalan dengan baik apabila terkontrol dan tetap dalam pengawasan serta tidak ada ego sektoral antar setiap OPD. "Tidak ada orang yang bisa bekerja sendiri, semuanya harus terkoneksi dan terkoordinasi,'' tegas Wagub.

"Keberadaan kita semua disini tentunya akan sangat bermanfaat untuk berdiskusi bersama-sama dengan kerendahan hati dan positive thinking demi menuju NTB Gemilang yang merupakan cita-cita kita bersama,''  tutupnya.

Kepala Bappeda, Ir. Ridwan Syah, M.Sc, MM, MTP dalam laporannya menyampaikan 5 buah RKPD yang menjadi prioritas pembangunan di provinsi NTB. 5 susunan RKPD tersebut antara lain;
1. Mitigasi bencana, pemerataan infrastruktur dan konektifitas wilayah
2. Pembangunan manusia, ketahanan keluarga dan penanggulangan kemiskinan.
3. Investasi nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja.
4. Pelestarian lingkungan hidup, ketahanan pangan dan energi, dan
5. Transformasi birokrasi dan penanganan masalah sosial darurat.

"RKPD tahun 2020 ini sesungguhnya adalah bagian dari mewujudkan visi dan misi tahun 2018-2023 yaitu membangun Nusa Tenggara Barat yang gemilang,'' jelas Ridwan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah kepala OPD lingkup Provinsi NTB, pimpinan instansi dan lembaga terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama serta mitra pembangunan NTB Gemilang.

Humas NTB

Read more

HJ. NIKEN : MENERIMA SILATURRAHMI IHSAN JOHOR RELIEF Berita PPID

HJ. NIKEN : MENERIMA SILATURRAHMI IHSAN JOHOR RELIEF

ketua TP. PKK Provinsi NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, S. E., M. Sc menerima silaturrahim Ihsan Johor Relief di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (26/3/19).

Kedatangan IJR ke NTB bukan merupakan kedatangan pertamanya, melainkan kedatangan kali kelima. Silaturahimnya kali ini, sekaligus pamitan kepada Hj Niken dan masyarakat NTB.

Hj Niken menanggapi dan mengucapkan terimakasih sedalamnya atas bantuan yang diberikan oleh pihak IJR. Hj Niken berharap, nantinya kebaikan-kebaikan yang telah ditorehkan IJR Malaysia ini dapat terus terjalin.

Dalam kesempatan tersebut, Farrah Faridah Baptist dan Syahfudin yang merupakan perwakilan IJR menyampaikan, sejak Gempa bulan Juli 2018 hingga Maret 2019 ini donasi yang telah dikumpulkan mencapai 500 juta rupiah, yang mana donasi tersebut telah dialihkan pada program air, huntara, trauma healing, sekolah darurat untuk SMP-SMA, dan masjid darurat.

Humas NTB

Read more

WAKIL GUBERNUR NTB RESMIKAN DESA WISATA ANGGUR Berita PPID

WAKIL GUBERNUR NTB RESMIKAN DESA WISATA ANGGUR

Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meresmikan desa wisata anggur di Desa Senanggalih Kecamatan Sambalie Kabupaten Lombok Timur, Ahad, 24 Maret 2019.

Dalam sambutannya, Umi Rohmi, sapaan akrab Wagub, meminta kepada masyarakat khususnya Pokdarwis yang ada di desa Senanggalih untuk serius menggarap potensi desa mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita jangan sampai terhenti hanya sampi ceremonial nya saja. Yg lebih penting dari itu adalah bagaimana kita dapat memastikan keberlanjutan dari program yang kita lakukan itu,”pesannya.

Desa Senanggalih menjadikan anggur sebagai icon desanya. Caranya adalah bukan dengan fokus menanam di satu tempat saja melainkan dengan melibatkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya supaya ditanami dengan tanaman anggur.

Dalam pantauan kami di Desa Senanggalih, terlihat masyarakatnya sudah banyak yang menanam anggur di pekarangan rumahnya. Bahkan, ada yang sudah berbuah dan siap panen.

Umi Rohmi juga berkesempatan melakukan panen anggur di salah satu pekarangan rumah warga yang telah disediakan.

Hadir mendampingi wagub adalah Asisten 3 Provinsi NTB Ir. Hj. Hartina, MM, Kepala Bappeda NTB Ir. Ridwansyah, M.Sc, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Ir. H. Husnul Fauzi, M.Si, dan Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal.

Humas NTB

Read more

GUBERNUR NTB : PENTINGNYA REVITALISASI IPHI UNTUK UMMAT Berita PPID

GUBERNUR NTB : PENTINGNYA REVITALISASI IPHI UNTUK UMMAT

Haji juga merupakan sebuah perjalanan spiritual luar biasa yang mencerahkan dan membebaskan, dari hal-hal yang mengikat dengan maksiat.

"Oleh karena itu, saya yakin kalau persaudaraan haji ini direvitalisasi, diarahkan kembali kontribusinya bagi ummat ini akan baik sekali."

Demikian ungkap Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc saat menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Wilayah II Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi NTB 2019 di Hotel Santika pada Sabtu (23/03).

Mengawali sambutannya, Dr. Zul menekankan bahwa, IPHI sebagai organisasi umat yang diharapkan juga dapat membangun ekonomi bisnis yang berkontribusi untuk membangun keadilan dan kesejahteraan bagi umat.

"Jamaah haji setelah kembali dari tanah suci menjadi pribadi yang tercerahkan, seperti memiliki kekuatan baru untuk mendistribusikan semangat kepada masyarakat. Apalagi para haji ini, diikat dalam satu organisasi persaudaraan maka dahsyat sekali impact nya" tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur berharap, semoga dengan adanya organisasi ini dapat menghadirkan kebaikan, kemaslahatan umat dan keberkahan bagi kita semua dalam membangun NTB NTB Tangguh dan Mantap, NTB Aman dan Berkah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI H. Ismet Hasan Putro menjelaskan IPHI hampir 60% beranggotakan para pelaku ekonomi yang aktif. Sehingga yang awalnya kegiatan ini bergerak pada religiuslitas, bergeser menjadi kebangkitan ekonomi umat melalui IPHI.

Ismet juga menginginkan bagaimana agar pengusaha di NTB mendapatkan peluang untuk bangkit dan menguasai ekonomi umat yang ada di NTB sendiri.

"Jangan sampai semua sendi-sendi ekonomi yang ada di NTB ini, justeru dikuasai oleh asing," tuturnya.

Dalam sambutannya, Ismet berharap agar IPHI tetap dituntun dan dibimbing agar menjadi lebih baik kedepannya.

Humas NTB

Read more

GUBERNUR RESMIKAN DUA MASJID DI LOMBOK UTARA Berita PPID

GUBERNUR RESMIKAN DUA MASJID DI LOMBOK UTARA

Usai berdiskusi tentang Zero Waste di Kantor Harian Suara NTB, Gubernur NTB,  Dr.  H.  Zulkieflimansyah langsung meluncur ke Kabupaten Lombok Utara dalam rangka meresmikan masjid. Ada dua masjid yang diresmikan orang nomor satu di NTB itu.

Pertama, meresmikan Masjid Haqqul Yaqin dan Peringatan Isra' Mi'raj, di Dusun Lengkukun, Desa Kayangan,  Kacamatan Kayangan. Masjid itu merupakan bantuan dari Al-Irsyad dan RS Ummi Bogor. Masjid kedua yang diresmikan Gubernur adalah masjid Haqqul Yaqin Pandanan Desa Malaka, Kecamatan Pemenang.

Gubernur menyampaikan musibah yang melanda NTB tahun lalu itu memiliki banyak hikmah.  Salah satunya kata Gubernur terbangunnya masjid-masjid indah di KLU itu.

"Tidak hanya indah fisiknya,  namun juga substansi isinya," jelas Gubernur Doktor Zul.

Doktor Zul berharap masjid yang terbangun itu dapat dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah. Dimakmurkan dan dijadikan tempat untuk merenung kebesaran Allah SWT.

"Kita berharap akan banyak orang yang berkunjung ke masjid ini.  Tidak hanya kita tapi dari seluruh dunia," harap Gubernur.

 Tidak lupa, Gubernur mengutip ungkapan bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama. "Kita tidak akan berani berjalan panjang kalau tidak dimulai dengan langkah pertama," tutupnya.

Bupati KLU,  Dr.  Najmul Ahyar,  SH., MH.  menyampaikan peletakan batu pertama masjid ini merupakan momentum meningkatkan semnagat membangun masyarakat KLU. Terutama, melakukan percepatan pemulihan pasca gempa.

"Sekarang, kita tidak hanya membangun rumah, tapi juga tempat ibadah, sekolah dan bnaguanan lain yang dibutuhkan masyarakat," ungkapnya.

Bupati mengapresiasi kemandirian masyarakat KLU untuk membangun tempat ibadah. Ia berharap agar masjid itu betul-betul dimakmurkan.

Humas NTB

Read more

SEKITAR 5,1 T DANA REHAB REKON NTB SUDAH DITRANSFER Berita PPID

SEKITAR 5,1 T DANA REHAB REKON NTB SUDAH DITRANSFER

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB,  Dr.  Hj.  Sitti Rohmi Djalillah mendampingi Presiden RI,  Ir. H.  Joko Widodo bertatap muka dengan warga NTB,  di Gedung Hakka Lombok,  Kabupaten Lombok Barat, Jum'at (22/03/2019).

Tiba di Gedung Hakka sekitar pukul 11.20 Wita,  Gubernur, Wagub, Presiden dan rombongan terlebih dahulu mendengarkan laporan Danrem 162 Wira Bhakti, Kol. Czi.  Ahmad Rizal Ramdani terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB. Presiden juga meninjau proses pencairan dana bantuan dari Bank ke masyarakat serta sejumlah UMKM yang ada di lokasi tersebut.

Di dalam gedung, Presiden yang hadir bersama Ibu Negara,  Hj. Iriana Joko Widodo menyampaikan pemerintah pusat sudah mentransfer sekitar 5,1 triliun dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB. Dari jumlah itu,  sekitar 3,5 trilun sudah dicairkan ke masyarakat.

"Jangan sampai ada berita-berita bohong yang datang kepada bapak-ibu sekalian. Uang sebetulnya sudah masuk sebelum Desember lalu, 3,5 trilun. Kemarin sudah ditambah lagi 1,6 triliun," jelas Jokowi di hadapan ribuan masyarakat yang hadir.

Dengan uang sebesar itu kata mantan Gubernur DKI itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB berjalan cepat. Sehingga masyarakat dapat hidup normal kembali di tengah-tengah masyarakat.

Hanya saja, Presiden mengingatkan agar rumah yang dibangun itu benar-benar tahan gempa. Sebab, NTB ini berada di daerah rawan gempa atau ring of fire.

Kalau rumah tahan gempa ini bisa dibangun kata Jokowi maka masyarakat dapat hidup menyatu dengan alam. Seperti Jepang yang sering dilanda gempa,  namun bisa hidup berdampingan dengan alam.

Jokowi juga mengingatkan bahwa rumah yang dibangun kembali di NTB ini sekitar 216.000 rumah, jumlah yang tidak sedikit. Meski sebagian masih dalam proses pembangunan, pemerintah akan terus berupaya menyelesaikannya. Karena, daerah yang dilanda gempa bumi ini tidak hanya di Lombok, namun juga di daerah lain,  seperti Palu,  Donggala dan Sigi,  Sulawesi Tengah

Untuk mengatasi kelangkaan material bangunan, presiden sudah memerintahkan Menteri terkait untuk segera mengirimkan material bangunan yang masih kekurangan. Seperti semen, besi serta bahan bangunan lain.

Sebelumnya Gubernur Doktor Zul menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang telah datang menyapa kembali masyarakat NTB.

"Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih. Apalagi hadir juga bupati-bupati yang hebat ini," ungkap Gubernur.

Doktor Zul berharap kedatangan presiden kali ini dapat mempercepat proses pembangunan rumah di NTB ini.

Humas NTB

Read more

GUBERNUR NTB INGIN ANAK - ANAK NTB KUASAI SAINS DAN TEKNOLOGI Berita PPID

GUBERNUR NTB INGIN ANAK - ANAK NTB KUASAI SAINS DAN TEKNOLOGI

Gubernur NTB,  Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan di era yang bekembang pesat seperti saat ini diperlukan generasi yang kuat. Yaitu generasi yang menguasai sains dan teknologi yang dibarengi dengan ilmu agama yang mumpuni. Karena itu,  Gubernur menginginkan anak-anak NTB, tidak hanya menguasai ilmu agama.  Namun juga menguasai sains dan teknologi untuk menaklukkan masa depan yang penuh tantangan nantinya.

"Problem Anak-anak NTB saat ini adalah Mechanical Engineering," ungkap Gubernur saat menerima jajaran Yayasan Mitra Sadina, di Pendopo Gubernur NTB,  Selasa (12/03/2019). Kunjungan tersebut dipimpin Katua Sulaimaniyah Jawa Timur dan NTB,  Ustazd Murat Alver dari Turki.

Doktor Zul,  sapaan akrab Gubernur NTB itu menjelaskan bahwa visi kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur NTB,  Dr.  Hj.  Sitti Rohmi Djalillah menakhodai NTB adalah menghadirkan banyak industri pengolahan di NTB. Untuk itu,  dibutuhkan sumbar daya manusia yang menguasai ilmu dan teknologi untuk mendukung keberadaan industri itu. Selain itu, anak-anak NTB yang menguasai sains dan teknologi ini dapat menopang dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)  NTB di masa yang akan datang.

Misalnya,  produksi pertanian,  peternakan, perikanan dan potensi lainnya di NTB ini,  tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah. Namun, perlu diolah untuk menghasilkan produk lain yang dibutuhkan pasar. Pengolahan itu kata Gubernur memerlukan industri pengolahan. Begitu juga dengan program Zero Waste,  yang memerlukan industri pengolahan dan Sumber Daya Manusia yang handal untuk menanganinya.

Untuk program itu, Gubernur bahkan menawarkan lahan dan bangunan kepada yayasan tersebut, yaitu di Sumbawa untuk dijadikan lokasi belajar sains dan teknologi.  Sehingga,  anak-anak NTB itu betul betul menekuninya yang mengantar mereka dapat bersaing anak-anak di daerah lain.

"Berapa hektar anda mau, saya kasih. Yang penting anak-anak NTB bisa belajar sians dan teknologi sekaligus menghafal Al-Qur'an, " tegas Doktor Zul.

Penjelasan Doktor Zul ini cukup beralasan.  Sebab,  perkembangan dunia secara global ke depan sangat masif. Bahkan dalam setiap harinya,  terdapat inovasi-inovasi teknologi yang begitu mengejutkan. Karena itu,  menurut Doktor Zul,  penguasaan sains dan teknologi mutlak diperlukan.

Kunjungan jajaran yayasan tersebut dalam rangka pembukaan Cabang di NTB. Serta,
akhir bulan April direncanakan akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz
Sulaimaniyah di Lotim.

Program tersebut full Beasiswa bagi Putra NTB yang akan lanjut ke Turki selaku penerima Beasiswa.

Humas NTB

Read more

Gubernur Apresiasi DPR Berita PPID

Gubernur Apresiasi DPR

Empat buah Raperda prakarsa Gubernur NTB telah menjadi Perda. Perda tersebut tersebut yakni:
1. Raperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTB 2018-2023
2. Raperda Tentang Pengelolaan Hutan
3. Raperda Tentang Pengelolaan Sampah
4. Raperda Tentang Rencana Umum Energi Daerah.

Keempat Raperda tersebut sudah disetujui untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah Provinsi NTB dalam Surat Keputusan NOMOR:/KEP./DPRD/2019 Tentang Persetujuan Penetapan Empat Buah Raperda Prakarsa Gubernur NTB Menjadi Perda Provinsi NTB.

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah menyampaikan rasa terima kasih kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTB yang telah menyetujui empat buah Rancangan Peratuaran Daerah (Raperda) pada sidang paripurna DPRD NTB di ruang sidang utama DPRD , Mataram (12/3).


"Kami ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD NTB atas komunikasi yang sangat intensif, koordinasi dan kerja sama yang sangat baik serta komitmen yang begitu dalam untuk membangun NTB yang kita cintai," ungkap gubernur.

Dr. Zul mengatakan, ungkapan terima kasih banyak juga kepada masing-masing Panitia Khusus (Pansus) yang sebelumnya telah memberikan laporan dari Empat buah Reperda itu, yang telah bekerja dalam membahas, mencermati dan mengkaji keempat buah raperda ini, sehingga aplikasinya dapat berjalan selaras dengan komitmen untuk membangun NTB.

“Besar harapan kami, seluruh regulasi yang dibahas dalam sidang ini dapat berfungsi untuk mengatur jalannya pembangunan ke arah yang lebih maju lagi. Kita mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera ke depannya,” harap Dr.Zul

Diakhir tanggapannya, gubernur juga menyampaikan terima kasih banyak atas kerja sama semua pihak dalam memberikan kontribusi pikiran, ide dan gagasan yang membantu menyempurnakan ke empat buah Raperda ini. (Man-Tim Media)

Read more

Pentingnya Percepatan Dalam Proses Rehab Rekon Berita PPID

Pentingnya Percepatan Dalam Proses Rehab Rekon

Berdasarkan data terbaru BPBD, jumlah Huntap yang sudah selesai dibangun sebanyak 1.195 unit rumah dengan rincian di kabupaten Lombok Barat 192 unit. Kemudian di Lombok Tengah sebanyak 331 unit, di Lombok Timur sebanyak 379 unit, di Lombok Utara sebanyak 100 unit dan di Kota Mataram sebanyak 18 unit rumah. Selanjutnya di kabupaten Sumbawa sebanyak 19 unit rumah telah selesai dibangun. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebanyak 158 unit rumah.

Model rumah tahan gempa yang dibangun yakni RIKA, RIKO, RISHA, RISBA dan RCI. Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menekankan pentingnya percepatan dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa."Semua pihak harus mendukung langkah percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi saat ini, termasuk meningkatkan koordinasi,"tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB H Muhammad Rum menghimbau masyarakat untuk segera menentukan model rumah yang akan dibangun, karena masih banyak masyarakat yang belum menentukan model rumah. Hal ini untuk mempercepat proses pembangunan Huntap. Pembangunan Huntap secara cepat sangat dibutuhkan. Mengingat, banyak korban yang tidak memiliki tempat tinggal lagi."Kita ingin percepat bangun rumah. Kita ingin semua Pokmas sudah terbentuk. Uang yang di rekening pribadi juga agar segera ditransfer ke Pokmas, biar cepat bisa dibangun rumah,"katanya.

Rapat terbatas tentang penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa NTB berlangsung di komplek Science Techno and Industrial Park (STIP) Banyumulek, Selasa (12/3). Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah, Komandan Korem (Danrem) 162/WB Kol CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H Mohammad Rum, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) dan para pengusaha lokal. (Luk-tim media).

Read more

Industri Penyuling Cengkeh Diharapkan Kuatkan Ekonomi NTB Berita PPID

Industri Penyuling Cengkeh Diharapkan Kuatkan Ekonomi NTB

Setelah masa tanggap darurat gempa di Provinsi NTB, muncul potensi tak terduga dari komuditas cengkeh yang ada di daerah terdampak gempa Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur. Kalau biasanya sampah dedaunan dan ranting sisa panen cengkeh dibuang begitu saja oleh petani, kini NTB telah memiliki mesin penyuling yang dapat mengolah limbah tersebut menjadi minyak cengkeh.

“Kemiskinan dan pengangguran bisa diberantas dengan adanya industri pengolahaan. Semoga industri pengolahan limbah cengkeh ini nantinya dapat berkembang dan berkontribusi dalam memberantas pengangguran dan kemiskinan," seru Gubenur NTB Dr. Zulkieflimansyah saat meresmikan industry penyuling cengkeh pertama NTB, di STIP Park Banyumulek, (12/3).

Hadirnya industri ini diharapkan Gubernur dapat menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Karena jika masyarakat sudah bekerja, maka kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan juga akan meningkat, tegas Gubernur. Selain itu, hadirnya industri ini diyakini Gubernur dapat meningkatkan produktifitas pertanian NTB.

"Tugas selanjutnya adalah undang masyarakat untuk belajar merakit mesin ini. Bikinkan replikanya, dan serahkan kepada setiap desa di Lombok Utara," ungkap Gubernur di hadapan karyawan dan masyarakat yang hadir.

Sementara itu, Ketua JP Institut Ainurrahman, ST. yang menginisiasi industri tersebut menjelaskan keberadaan industri itu merupakan salah satu ikhtiar untuk mewujudkan NTB Zero Waste dan proses recovery daerah setelah musibah gempa bumi tahun lalu dan

"Program zero waste itu selaras dengan industri ini. Sebab, kami memanfaatkan limbah dari cengkeh untuk proses pembuatannya," jelasnya.

Proses penyulingan minyak cengkeh ini membutuhkan satu ton bahan baku dalam satiap produksinya. Dalam sehari, pihaknya bisa memproduksi dua kali. Sehingga bahan baku yang dibutuhkan setiap harinya sekitar dua ton.

 "Dana yang dikeluarkan setiap kilonya adalah 1.500 rupiah. Sehingga dalam sebulan sekitar 78 juta untuk bahan baku," jelasnya. (novita-tim media)

Read more

WAGUB NTB : PENYULUH POSYANDU JUGA HARUS BICARA LINGKUNGAN Berita PPID

WAGUB NTB : PENYULUH POSYANDU JUGA HARUS BICARA LINGKUNGAN

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd Membuka Workshop Revitalisasi Posyandu dan Bank Sampah di Ruang Rapat BAPPEDA, Senin (11/03/2019).

Revitalisasi Posyandu dan Bank Sampah merupakan dua program yang sangat dibutuhkan kedepannya untuk mewujudkan NTB yang bersih. Kebersihan erat kaitannya dengan kesehatan, ditambah NTB adalah daerah wisata sehingga kebersihan adalah suatu hal yang sangat penting untuk keberhasilan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang setiap bulan dilakukan di desa dan dusun adalah Posyandu. Dengan memberikan pelayanan kesehatan dasar, memberikan makanan tambahan, fasilitas posyandu juga memiliki standar lengkap yang diberikan kepada masyarakat dimulai dari bayi, ibu hamil sampai dengan lansia. Sehingga banyak hal-hal yang bisa di proteksi sejak dini.

"Seperti posyandu keluarga, masyarakat dusun bisa konsultasi semua hal terkait kesehatan" tuturnya.

Dalam workshop ini Umi Rohmi menjelaskan bahwa nantinya di posyandu akan di adakan penyuluhan yang dilakukan oleh Kader Posyandu dan Tenaga Kesehatan yang ditugaskan di desa atau dusun setempat. Penyuluhan yang dilakukan bukan hanya terkait kesehatan tetapi juga lingungkan, sosial yang terjadi di desa atau dusun tersebut.

"Jadi penyuluhan posyandu ini disesuaikan dengan kondisi atau masalah yang ada di dusun tersebut, entah itu gizi buruk, lingkungan, pernikahan anak atau lainya" tuturnya.

Umi Rohmi menekankan bahwa kegiatan ini dianggarkan oleh desa melalui APBDes. Hal ini bukan persoalan biaya, tapi ini cara berfikir untuk mengawal dan mensejahterakan masyarakat.

Selain program revitalisasi posyandu dalam workshop ini, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat juga membahas tentang Zero Waste. Sampah sudah menjadi isu dunia dan tidak bisa dilepaskan dari masalah kesehatan.

"Jadi sudah waktunya untuk memerangi masalah sampah, dengan adanya bank sampah kita buat sampah ini menjadi berkah bukan musibah" pungkasnya.

Nusa Tenggara Barat sudah menginisiasi Bank Sampah sejak 2018 dan diharapkan kedepannya NTB memiliki industri daur ulang, sehingga perputaran uang dari sampah yang dihasilkan ini untuk masyarakat. Kemajuan program ini tergantung dari kabupaten dan kota untuk terus mengkoordinir Kepala Desa untuk menganggarkan Bank Sampah.

"Provinsi siap melakukan penyuluhan dan bimbingan, yang penting sekarang respon dan implementasi secara real dari 10 kabupaten dan kota di NTB" tutupnya.

Umi Rohmi berharap Provinsi, Kabupaten, Kota dan Desa dapat bersinergi dengan baik agar semua berjalan dengan lancar.

Humas NTB

Read more