GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR GELAR HALAL BI HALAL DENGAN SELURUH ASN PEMPROV NTB Berita PPID

GUBERNUR dan WAKIL GUBERNUR GELAR HALAL BI HALAL DENGAN SELURUH ASN PEMPROV NTB

Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menggelar Halal Bi Halal di Halaman Kantor Gubernur NTB, Selasa (11/06/2019). Kegiatan itu melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Kegiatan yang dihelat usai libur dan cuti bersama idul Fitri itu, diawali dengan sambutan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Dr. Hj.  Baiq Eva Nurcahya Ningsih, M. Si. Kemudian dilanjutkan sambutan perpisahan mantan Sekda, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph. D, yang akan melanjutkan pengabdiannya di Universitas Mataram (Unram).

Read more

GUBERNUR NTB : BULAN RAMADHAN BULAN LATIHAN MEMBENTUK KARAKTER MENJADI LEBIH BAIK Berita PPID

GUBERNUR NTB : BULAN RAMADHAN BULAN LATIHAN MEMBENTUK KARAKTER MENJADI LEBIH BAIK

Gubernur Nusa Tenggara Barat didampingi oleh Isteri menghadiri Pembukaan Tadarus Al-Qur'an Majelis Taklim bertempat di Pendopo Gubernur, Rabu (8/5).

Dalam sambutannya Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc menjelaskan, menjelang bulan suci Ramadhan disetiap tempat, Masjid atau Mushola selalu didengarkan satu ayat dalam Al-Qur'an yaitu Surah Al-Baqarah ayat 183. Dimana dalam surat ini menjelaskan kewajiban berpuasa bagi orang yang beriman sebagaimana diwajibkan orang-orang  sebelumnya agar bertakwa.

Read more

BMKG NTB DAPAT TAMBAHAN TIGA SENSOR GEMPA Berita PPID

BMKG NTB DAPAT TAMBAHAN TIGA SENSOR GEMPA

Badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG) NTB, tahun 2019 akan mendapatkan tiga alat sensor gempa baru. Hal ini untuk meningkatkan kinerja BMKG NTB dalam melakukan pemantauan aktivitas kegempaan di NTB.

Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Geofisika kelas III Mataram, Agus Riyanto, SP., MM bersama jajarannya saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Ruag Kerja Gubernur, Selasa (30/4).

Dihadapan gubernur Agus menjelaskan, ketiga sensor gempa baru tersebut akan ditempatkan di Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, dan di Tambora, Pulau Sumbawa.

Untuk itu ia meminta dukungan Pemerintah Provinsi NTB, untuk memfasilitasi berupa penyediaan lahan sebagai shelter untuk penempatan ketiga sensor gempa tersebut.

Selain itu Agus juga meminta support dari pemerintah provinsi NTB untuk melakukan sosialisasi rutin kepada masyarakat, tujuanya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di NTB, agar lebih memahami masalah kegempaan.

Read more

OPTIMIS ANAK NTB HEBAT-HEBAT Berita PPID

OPTIMIS ANAK NTB HEBAT-HEBAT

Lombok Tengah - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, menghadiri acara Haflah Ikhtitam Akhir Dirasah Pondok Pesantren Darul Muhibbin NW Mispalah Praya Lombok Tengah, Minggu (28/4/2019). Dalam acara tersebut, Gubernur memberikan motivasi kepada para santri untuk terus menerus belajar.

"Saya tahu betul anak NTB sangat luar biasa pintar, luar biasa cerdas dan hebat-hebat. Oleh karena itu anak-anak NTB harus mengembangkan itu semua. Kita menyediakan banyak sekali beasiswa untuk anak NTB," ungkap Gubernur.

Program beasiswa berupa pengiriman 1000 anak NTB ke luar negeri bukan program main-main, melainkan untuk membentuk anak muda NTB menjadi anak muda yang memiliki pengetahuan luas tentang dunia luar agar saat kembali dapat membangun NTB lebih maju lagi.

Bang Zul meceritakan kisahnya ketika melaksanakan pendidikan di luar negeri yang mana banyak sekali anak-anak muda Indonesia yang menjadi tokoh lokal di luar negri. Hal ini dapat dijadikan motivasi oleh anak muda NTB untuk melanjutkan sekolah ke luar negeri.

"Kita harus merubah mindset kita yang selama ini menganggap orang luar negri lebih hebat dari pada kita. Itu belum tentu. Bahkan tidak sedikit orang Indonesia menjadi panutan di luar negri. Apa lagi kita berpikir orang luar NTB lebih baik dari kita, belum tentu. Contohnya saja Duta Besar Indonesia untuk Turki adalah orang Lombok Tengah, Dr. Lalu Muhammad Iqbal," tegas Bang Zul.

Ia menjelaskan kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut bahwa sebentar lagi NTB khususnya Lombok Tengah akan menjadi sorotan dunia.

"Dalam waktu dekat ini kita akan mejadi sorotan dunia, kita akan mempunyai stadiun motor GP di Mandalika Lombok Tengah. Jangan sampai kita utamanya anak muda Lombok Tengah menjadi penonton di rumah sendiri. Anak muda Lombok Tengah harus ikut andil," jelas Bang Zul.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa anak muda NTB harus terus menuntut ilmu setinggi mungkin agar dapat menjadikan NTB lebih maju dan mewujudkan NTB Gemilang kedepannya.

TGH. Muhammad Sabri Azhari selaku Mudir Ponpes Darul Muhibbin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB yang telah berkesempatan hadir dalam acara tersebut. Ia berharap agar apa yang dicita-citakan dalam pembangunan oleh Gubernur NTB dapat terwujud.

Humas NTB

Read more

PENTINGNYA IDE DAN INOVASI DALAM MENDIDIK Berita PPID

PENTINGNYA IDE DAN INOVASI DALAM MENDIDIK

Mataram - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mendorong sekaligus mengajak para pendidik atau guru untuk meningkatkan kapasitas diri. Yaitu dengan terus meng-upgrade diri dengan terus belajar dan berinovasi. 

"Secara berkala, guru-guru harus diupgrade kapasitasnya agar mendapatkan ide dan inovasi baru dalam mendidik," jelas Gubernur saat Wisuda dan Pelepasan Angkatan II SMP IT Bukit Qur'an Nusantara Mataram, yang bertempat di Hotel Aston Inn, Minggu (28/04).

Selain itu, Dr. Zul juga menjelaskan, kesejahteraan dan kemakmuran guru juga harus diperhatikan, karena hal tersebut berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.

Pendidikan dapat merubah kita. Sekolah mampu menjadikan siswa-siswinya berprestasi apabila memiliki visi dan misi yang baik. Oleh karena itu, sekolah tidak hanya dilihat dari segi fisik saja tetapi dari sumber daya manusia dan outputnya. "Kedepannya, Bukit Qur'an bukan hanya untuk anak-anak NTB tapi untuk seluruh anak-anak di penjuru Nusantara", tegasnya.

Tantangan untuk Bukit Qur'an Nusantara adalah sekolah islam yang bukan hanya memberikan lulusan yang pandai belajar agama, membaca qur'an, menghafal hadist, tetapi menghasilkan santri dan santriwati yang mampu menjadi dokter, profesor, engineers ataupun ahli ekonomi.

untuk itu, Dr. Zul berpesan kepada guru-guru Yayasan Bukit Qur'an agar siswa-siswi selain harus menghafal Al Qur'an, siswa-siswinya juga mampu menguasai matematika, sains dan teknologi.

Di kesempatan yang sama pula, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.P., juga  menjelaskan dalam dunia pendidikan bukan hanya meningkatkan kuantitas tapi juga kualitas dari seluruh sumber daya yang ada di sekolah.

Bersamaan dengan itu, Ketua Yayasan Bukit Qur'an juga menyadari bahwa masih belum bisa maksimal mendampingi siswa-siswi, sehingga kami masih harus belajar lebih baik lagi. "Kami berharap agar Gubernur dapat memberikan arahan dan membina kami melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB untuk melanjutkan niat baik kami" harapnya.

Humas NTB

Read more

Lantik Bupati Wabup Lobar, Gubernur NTB: Jangan Ada Dendam Politik Berita PPID

Lantik Bupati Wabup Lobar, Gubernur NTB: Jangan Ada Dendam Politik

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan H. Fauzan Khalid sebagai Bupati Kabupaten Lombok Barat dan wakilnya Hj. Sumiatin di Mataram, Rabu (23/4). Mereka adalah kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil pemilu serentak pada 27 Juni 2018 lalu, dengan periode jabatan 2019-2024.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lobar ini diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 131.52-659 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Bupati Lombok Barat dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 132.52-660 tahun 2019 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Lombok Barat.

Pada sambutannya, Gubernur NTB mengatakan, tantangan terbesar seorang pemimpin, khususnya pemimpin politik adalah ujian keikhlasan. "Puncak sebuah ujian keikhlasan adalah bagaimana menempatkan orang yang memuja dan membencinya di posisi yang sama. Tidak boleh ada dendam politik. Tidak boleh ada sakit hati berlebihan. Lupakan masa lalu. Mari songsong masa depan untuk daerah kita yang lebih baik", pesan gubernur pada sambutannya.

Soal kekompakan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu mengatakan, menjaga harmonisasi itu bukan yang gampang. "Dimana-dimana, kadang-kadang menjaga kesinambungan akibat mengakomodasi kepentingan politik dan lain sebagainya itu gak gampang. Tapi saya yakin pak bupati lombok barat ini seorang politisi yang jam terbangnya sudah tinggi. Sebagai aktivis, sebagai penyelenggara pemilu dan lain sebagainya, cukup matang untuk merawat kebersamaan", tandas Doktor Zul.

Doktor Zul juga berharap Kabupaten Lombok Barat dibawah kepemimpinan H. Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun bisa semakin mengembangkan pariwisata. "Lombok Barat dianugerahi alam yang sangat indah. Kita sudah sering berkomunikasi. Akan ada banyak hal-hal yang kita kembangkan", ujar Doktor Zul

Turut hadir Wali Kota Mataram, Bupati Lombok Timur, Wakil Bupati Lombok Tengah, Forkopimda dan kepala OPD lingkup Provinsi NTB serta Forkopimda dan OPD lingkup Kabupaten Lombok Barat.

Humas NTB

Read more

Gubernur beri motivasi pada Inspiratif Expo : Kartini Berita PPID

Gubernur beri motivasi pada Inspiratif Expo : Kartini

Mataram - - Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan motivasi kepada seluruh hadirin pada kegiatan Inspiratif Expo. Inspiratif Expo bertemakan 'Kartini' ini diselenggarakan di Car Free Day, Mataram, Minggu (21/4/2019).

Motivasi disampaikan Doktor Zul, khususnya kepada para perempuan NTB agar memiliki kepercayaan diri menatap masa kini. Mengawali sambutannya, Gubernur menceritakan tentang perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan di Indonesia.
"Hari Kartini identik dengan hari merayakan perempuan dan Ibu-Ibu di Indonesia. Sebelum era kartini, menjadi perempuan adalah suatu beban di masyarakat. Setelah itu, dengan keberaniannya Kartini menyatakan bahwa perempuan adalah setara dengan laki-laki pada umumnya. Sehingga harus diberi kesempatan juga untuk pengembangan diri dan pembangunan Indonesia." jelas Gubernur

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menceritakan tentang" The Third Wave" yang  menjadikan nama Alfin Toffler menjulang sebagai futurolog atau futuris. "Alfin Toffler memprediksikan dinamika perkembangan perempuan menjadi tiga gelombang. Perempuan ideal Pada gelombang pertama adalah perempuan yang pintar memasak dan mencuci dikarenakan pada masa itu adalah era pertanian. Wanita lebih banyak di rumah" terang Gubernur

"Selanjutnya, perempuan ideal pada gelombang kedua yakni era industri adalah perempuan yang bekerja di kantor" tambahnya

Melanjutkan ceritanya, Gubernur menjelaskan bahwa pada gelombang ketiga, khususnya pada era digital masa kini, perempuan ideal sudah mulai tidak lagi harus bekerja di kantor.
"Pada gelombang ketiga, ibu-ibu tidak lagi harus bekerja dikantor, perempuan - perempuan mulai menghangatkan rumah kembali. Mereka bisa bekerja di rumah dan belanja di rumah" jelas Gubernur

"Hakikatnya apapun masanya wanita dikenal dengan 3B (Beauty, Brain, dan Behavior).
Saya kira para perempuan di NTB tidak hanya memiliki 3b tersebut namun mereka juga punya Brave" ujar Gubernur diiringi tepuk tangan hadirin.

Gubernur juga memuji keberanian perempuan di NTB jarang ditemui di Indonesia.
"Keberanian perempuan di NTB jarang kita temukan di Indonesia. Perempuan NTB adalah perempuan yang hebat. InshaAllah kita akan 'purpose' ke rekor MURI, jangan-jangan yang paling banyak memiliki kepala dinas dari perempuan adalah Provinsi NTB" tambahnya

"Mudah-mudahan keberkahan akan menyapa kita. Selamat merayakan hari kartini untuk Ibu-ibu semua" tutupnya

Sementara ketua Dekranasda Provinsi NTB, yang juga merupakan Istri Gubernur  Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M. Sc pada sambutannya mengapresiasi para panitia dan peserta yang akan mengikuti lomba.
"Terimakasih kepada bapak - bapak yang sudah bersedia menjadi peserta, ini adalah contoh Bapak-bapak mendukung kaum perempuan meningkatkan pendidikan, memberikan dukungan kepada perempuan untuk dapat meningkatkan kemampuan menjadi lebih baik lagi" jelasnya

"Terima kasih untuk panitia yang sudah 2 minggu ini mempersiapkan acara ini" tambahnya
Hj. Niken juga mengajak hadirin untuk merayakan hari Kartini dengan bersyukur.
"Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan hari Kartini, hari ini adalah kelahiran hari pahlawan kita. Menjadi penting menghargai jasa beliau"

"Kartini saat ini bukan lagi memperjuangkan persamaan hak utk belajar dan lain-lain, yang diperjuangkan sekarang adalah agar perempuan bisa mendapatkan akses untuk meningkatkan pendidikannya, meningkatkan kualitasnya sebagai perempuan saat ini" tutup Hj. Niken

Acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari fashion show hingga lomba masak. Turut hadir, Furkopimda Provinsi NTB, para Kepala OPD Provinsi NTB, dan persatuan Dharma Wanita Provinsi NTB

Humas NTB

Read more

WAGUB UMMI ROHMI DINOBATKAN SEBAGAI BUNDA GENRE NTB Berita PPID

WAGUB UMMI ROHMI DINOBATKAN SEBAGAI BUNDA GENRE NTB

Wakil Gubernur NTB,  Dr. Hj.  Sitti Rohmi Djalillah dinobatkan sebagai Bunda Generasi Berencana (Genre) NTB 2019. Penganugerahan Bunda GenRe kepada Wagub Umi RohmI itu dilakukan pada Ajang Kreatif Produktif GenRe dan Penganugerahan Bunda dan Duta Genre Provinsi NTB tahun 2019, di Lombok Epicentrum Mall,  Sabtu malam (20/04/2019).

Prosesi penganugerahan itu ditandai pengalungan selempang Bunda GenRe oleh Juara I Duta GenRe Putri 2018, Dina Uswatun Hasanah, dididampingi Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Drs  Lalu Makripuddin.

Ummi Rohmi menyampaikan Pemilihan Duta Genre, yang selama ini dilakukan tidak hanya menjadi event seremonial. Namun, telah banyak memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Terutama dari segi pendidikan dan kesehatan. Hal ini jelasnya, sejalan dengan misi NTB yang sehat dan cerdas.

"saya berharap, ke depan kegiatan ini bisa lebih baik dengan bekolaborasi dengan berbagai pihak. Sehingga keberadaan Duta GenRe ini bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk sosialisasi tiga hal. Yaitu tidak menikah di usia dini, terhindar dari seks bebas sebelum nikah dan menjauhi Narkoba," Ungkap orang nomor dua di NTB itu.

Wagub menjelaskan generasi muda akan menentukan masa depan NTB dan Indonesia. Karena itu lanjutnya, mereka perlu dibekali pengetahuan yang mumpuni. Sehingga, mereka mampu menjawab dan memahami tentang masa depan. Terutama menghadapi Revolusi industri 4.0 ini.

"Generasi yang sehat dan cerdas merupakan kebutuhan," ungkap Wagub pada acara yang bertema "Integritas dan Kreatifitas Generasi Gemilang NTB Menghadapi Revolusi Industri 4.0,

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB menjelaskan, sebagian besar para pengantin yang menikah saat ini sudah berusia di atas dua puluh tahun. Ini katanya, berkat kerja keras, dukungan,  pembinaan dan penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi bersama masyarakat.

Pernikahan di usia matang katanya, yaitu 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk pria akan memberikan banyak manfaat. Yaitu, tidak ada lagi remaja usia sekolah dari drop out. Juga tidak ada lagi angka kematian ibu dan bayi. Sehingga akan berdampak baik tingkat pendidikan dan kesehatan di NTB.

Ketua Panitia, Abdur Gafur menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta yang menjadi finalis Duta Genre Provinsi NTB yang hadir. Ia melaporkan tahun 2019 ini, pemilihan duta genre tidak lagi dilakukan melalui dua jalur. Yaitu jalur pendidikan dan jalur masyarakat. Namun katanya, hanya dilakukan melalui satu jalur, yaitu jakur duta genre NTB.

"Tahun ini peserta yang daftar sebanyak 200 orang. Yang lolos audisi sebanyak 147 peserta. Yaitu 74 peserta dari Pulau Sumbawa dan 73 peserta dari pulau Lombok," lapornya.

Selain itu katanya, para peserta yang mengikuti kegiatan itu telah dibekali dengan berbagai materi. Sehingga, generasi yang terpilih nantinya merupakan generasi berencana, jauh dari narkoba dan seks bebas.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB, jajaran BKKBN yang selalu memotivasi para remaja NTB. Sehingga para remaja itu dapat berkarya dan berprestasi.

Humas NTB

Read more

PIMPIN APEL, GUBERNUR NTB: FASILATOR HARUS EMPATI Berita PPID

PIMPIN APEL, GUBERNUR NTB: FASILATOR HARUS EMPATI

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menjadi Pimpinan Apel pada Apel Fasilitator Terpadu perbaikan rumah rusak ringan, sedang dan berat terdampak bencana gempa bumi di NTB, Sabtu (20/4). Apel yang digelar di Lapangan Sangkareang Kota Mataram ini diikuti oleh ratusan fasilitator sipil dan TNI/Polri.

Fasilitator yang baik dan hebat, menurut Gubernur, harus punya kemampuan untuk mendengar. Sukses tidaknya fasilitator, tambah gubernur, itu tergantung dari seberapa jauh dan pandai-pandainya kita mendengar keluhan masyarakat yang rumahnya rusak berat.

"Kita di NTB ini kadang-kadang kemampuan berbicara, kemampuan mengolah kata lebih tinggi dibanding kesadaran dan kerendahan hati untuk mendengar. Fasilitator harus punya Ability to listen. Dan mendengar bukan hanya sekedar kata-katanya, tetapi yang paling penting adalah mendengar apa yang tidak diungkapkan oleh masyarakat. Insyaa Allah jika kita menghadirkan empati, pekerjaan kita jadi lebih ringan", pesan gubernur kepada para fasilitator.

Kalak BPBD Provinsi NTB H. Mohammad Rum mengatakan tujuan dari gelar Apel Fasilitator Terpadu ini karena ada pelimpahan komandan lapangan fasilitator rumah rusak berat. Yang selama ini dalam manajemen kementerian PUPR, per 1 April kemarin sudah diserahkan Pemerintah Provinsi NTB. "Kami mengundang kembali para fasilitator rusak berat yang direkrut dari umum, orang lokal di NTB. Yang rusak sedang dan ringan hanya melanjutkan saja. Karena memang yang rusak sedang dan ringan dalam kendali pemprov," terang Kalak BPBD seusai gelar apel.

Sesuai dengan arahan Gubernur NTB, tambah Kalak BPBD, fasilitator ini harus betul-betul mampu memfasilitasi keinginan hati dan perasaan masyarakat hingga nanti rumah mereka bisa terbangun kembali.  

Setelah gelaran apel dilaksanakan penandatangan kontrak kerja fasilitator rumah rusak berat dengan pemerintah 7 kabupaten/kota di NTB. "Ada 800 fasilitator yang dilimpahkan dari kementerian PUPR. Yang datang apel hari ini akan menandatangani perpanjangan kontrak kerja", tandas Kalak BPBD.

Humas NTB

Read more